jangan tanya aku tentang sebuah mimpi, karna ketika itu juga hatiku terasa
tercabik-cabik seperti menahan beban yang begitu dahsyat. Itu semua karena aku
punya segudang mimpi, dari kecil aku sudah berani bermimpi tentang hidup, dan
sampai saat ini sudah tak terhitung berapa banyak mimpi yang ingin ku capai.
Masalah pencapaian inilah yang menjadi bebanku selama ini. Aku tau rasanya
tidak mungkin sekali untuk membuat mimpi itu menjadi nyata, rasanya tidak
semudah saat kita membalikkan telapak tangan, banyak kerikil dan semak berduri
yang harus kita lewati, banyak persimpangan yang harus kita lalui, pengorbanan,
kesabaran dan ketekunan itulah merupakan kuncinya, dan satu hal jangan patah
semangat ataupun menyerah jika di tengah jalan kau merasa tumbang, sadarilah
ketika kau bangkit kembali maka mimpi itu sudah semakin dekat denganmu. Tapi
tapi? Ahhhh :’( aku seperti orang yang kehilangan harapan saat ini, mimpi itu
bagai sebuah benda yang tak bisa tersentuh olehku, sedikit demi sedikit aku
mulai sadar bahwa mimpiku itu harus dikorbankan, aku tau aku terlahir dari
keluarga yang begitu sedeeeerrrhaannnaa, semua serba cukup. Ketika aku berkata
tentang mimpiku, orangtuaku seakan-akan tersadar dari sebuah beban, sebuah
tanggungan yang besar, mataku mulai berkaca-kaca mulai menerawang jauh,
kuliah?? Ahh sudahlah hanya sebuah harapan saja, walau aku tau untuk mencapai
mimpiku itu harus melewati masa perkuliahan, tapi itu sudah jauh dari harapanku
sekarang, aku mulai tersadar, mungkin aku yang nantinya akan menjadi tulang
punggung keluarga,. Membiayai adik-adikku sekolah, kalau bisa lebih dari aku,
itu saja sudah membuatku sangat bahagia, bukankah tujuan semua anak itu adalah
ingin melihat orang tuanya tersenyum bangga padanya! Yahh itu saja sudah lebih
dari cukup bagiku, aku juga akan sangat merasa bahagia, yang penting
kebahagiaan orang-tuaku itu yang utama! Tapi setidaknya aku masih boleh
bermimpi kan? Boleh kan? :’( aku mohon!!
walau aku tau itu sangat sulit :’(
walau aku tau itu sangat sulit :’(




0 komentar:
Posting Komentar