Kamis, 27 September 2012

Kreasi persembahanku Teman seperjuangan penopang kehidupan! (season 2)


Assalammu’alaikum Wr. Wb.,

      sudah jelas yang anda baca dari judul ini bukan?? yahh sengaja saya bubuhkan diujungnya dengan tanda kurung yang didalamnya bertuliskan ‘season 2’. tepat, ini adalah cerita lanjutan dari cerita saya yang pertama yang pernah saya posting terlebih dahulu, baru sampai season 2 loh yaa! -iya gak bakal sampai season 7 atau lebih kok, iyaa takut bener sihh, ntar cinta fitri kalah saing lagi :p. tapi insyaAllah cerita ini bukan hanya fiktif belaka :D
       seperti yang saya janjikan sebelumnya kepada teman-teman saya, banyak kritik dan saran yang saya terima, banyak yang protes karena namanya belum terpatri dalam daftar, banyak yang minta inilah itulah –tapi satupun dari mereka gak ada yang minta tanda tangan saya -_-!! oke walaupun prosesnya cukup lama, tapi saya harap ada kepuasan yang terselubung setelah membaca lanjutannya ini :D
       dan terimakasih untuk anda yang telah berkenan meluangkan sedikit waktunya untuk membaca tulisan saya yang begitu sederhana ini, baik buruknya tergantung anda yang menyikapinya ^_^.
Sahabat yang selalu ada..
           dalam suka dan duka..
Nama : Yafis rahman jammy
             Waktu aku awal masuk sekolah -tepatnya kelas Xtkj1- jujur aku terkagum-kagum loh yaa (jiaaahhh lebayyy) karena namanya yang paling awal yang kudengar masuk ke dalam jajaran siswa unggul, namun tak lama kemudian namaku pun menyusul dalam urutan yang sudah lepas dari angka 10 (benar-benar tak bisa dibanggakan, pikirku dalam hati -_-“). Setelah satu minggu beradaptasi dengan segala hal baru disekitarku, sedikit aku perhatikan, aku jarang atau bahkan sulit sekali mendengar dia berbicara –jangan pula berpikir kalau akunya yang tuli- apalagi tertawa (pliss jangan Tanya!, aku bahkan tak berani untuk memvonis dia kehilangan kotak tertawanya! -loe kira squidward?!) pernah sekali aku terlalu memperhatikan dia sedang tertawa, -dengan spontan aku berkata –yang mungkin hanya orang-orang yang duduk begitu dekat denganku yang bisa mendengarnya- dengan aksen jambi yang terkenal dengan huruf O nya “oii yafis biso ketawo :D”.
     Tapi itu dulu, duluuuu ketika kami belum begitu terlihat akrab, tapi semuanya berbeda ketika segalanya telah membaur menjadi satu, yafis pun mengembang seperti adonan kue donat. Dia bisa lebih cerewet diluar perkiraanku, ampuun ampuun! Malah sempat berpikir kenapa dia gak gabung aja sama acara komedi OVJ, lebih cocok malahan ngedampingi sindennya :D!!

nama ; Novrida putri
           nah temanku yang satu ini berbeda dengan temanku yafis yang awalnya pendiam, dia begitu mudahnya menyumbangkan tawanya yang tidak terlalu sumbang! kalau ketika membicarakan topik garing sekalipun, aku yakin kedua sudut bibirnya telah melengkung untuk membuka pintu goa beruang kutub yang mengeluarkan sebuah gelak tawa. Brrrrr dingin hawanya :D
          jalan kaki yang menempuh jarak jauh?? Mending jangan ngajak nih orang! Ampun, pidato kenegaraannya gak berhenti-berhenti sepanjang perjalanan –mending kalau ada yang mau dengar -_-“- yang anehnya walaupun udah sampai pada tempat tujuan, tuh pidato bakal nyambung lagi, -udah kayag sinetron aja -_-“! Hebat-hebat!! Cuma bisa melengos deh!

nama : Iwan effendi
           ini orang dibilang punya sakit THT, nggak! Tapi kalau mau manggil dia, Cuma ada dua pilihan. Sakit hati atau bunuh diri? (selebrity aja gak segitunya!) Yang jaraknya dekat aja kalau dipanggil ampuuunn nyautnya ketika orang udah keburu sakit hati, dengan tampang ‘innocence’ nya tiba-tiba dia menjawab, hah apa??, yang memanggil namanya tadi cuma bisa mengelus dada ‘dak jadilah wan!’ dengan guratan penuh kecewa. apalagi kalau manggilnya dari atas Monas, mungkin udah bunuh diri duluan kali yaa -_-“!!
           terus kalau dia udah mengkritik, pasti langsung kena dihati, padahal dia mengkritik dengan wajah penuh canda (tapi tetap aja kritikan yang tak mengenakkan itu langsung tepat pada sasaran, aku salah satunya!) tapi tak mengapa, aku justru semakin termotivasi oleh kritikannya. Bukankah kita butuh sebuah kritikan agar kita tau bagaimana cara menghargai ^_^
      dan aku rasa dia mempunyai bakat menjadi seorang guru!!
Nama ; Vivi andika sari
             Sebelum aku mengulas tentang dirinya, sempat terlintas dibenakku, ibunya ngidam apa yah? Kok bisa?. Mungkin kedengarannya sedikit konyol jika pertanyaan itu ku lontarkan, tetapi itu memang patut untuk dipersoalkan!! Banyak yang beranggapan temanku ini kehilangan urat malunya?! Nah loh, akupun begitu!. Bagaimana tidak, aku dan teman-temanku bisa beranggapan yang sama?! Jika setiap hari tingkahnya selalu diluar kebiasaan yang wajar!! Mungkin terbilang konyol, atau bahkan lebih dari konyol ataupun aneh.
         tapi harus aku akui, jika tanpa kehadirannya di kelas, rasanya seperti ada sesuatu yang kurang! Mungkin karena kami semua telah terbiasa dengan kekonyolannya :D
            Mungkin Cuma segini dulu lanjutannya!  Yaahh masih banyak sih sebenarnya yang belum terdaftar! Mungkin karena waktu yang terbilang padat ataupun mood yang suka naik turun hehe. Tapi aku usahakan untuk menyempatkan waktu mengembangkan tulisan-tulisan yang sederhana ini menjadi sebuah karya yang tak biasa, insyaAllah!!
buat teman-temanku, maaf yahh kalau ada yang tersinggung atau apa, sengaja loh :P
dan aku tak punya kata-kata untuk mengungkapkan betapa rasa bahagia itu muncul ketika kebersamaan dan kakocakan yang kalian hadirkan ditengah peliknya gelombang jiwa. Karena persahabatan itu bagiku lebih dari sekedar kata-kata ^_^.
 
    Sekali lagi terimakasih atas segala crew yang bertindak!! Buat laptopku terimakasih atas kesetiaannya yang selalu menemaniku dengan suara jangkarik yang tersanding ditelingaku ketika mood menulisku tengah naik daun tanpa sadar akan waktu yang terus berputar lewat tengah malam, buat jari-jarikuterimakasih untuk tidak pernah lelah menekan tombol keyboard, terimakasih juga buat saraf motorik ku yang selalu mengirimkan informasi ke tanganku agar tak malas bekerja :D, untuk otakku yang selalu menghasilkan ide-ide baru terimakasih, dan kepada Dzat yang Maha Segalanya syukurku atas nikmat yang tiada terputus setiap detiknya! Buat teman-temanku, SEMANGATT, jangan anggap remeh hari ini!! Dan untuk pembaca, hanya ungkapan ‘Terimakasih’ yang bisa aku paketkan. Sekali lagi terimakasih, dan jangan pernah bosan menanti hasil karyaku yang sederhana ini ^_^!!

Wassalammu’alaikum Wr. Wb.,

0 komentar:

Posting Komentar